Memilih Pemimpin

Sebentar lagi bangsa kita akan menyelenggarakan pemilihan umum dan sekaligus Pilpres, tujuannya adalah untuk memilih pemimpin-pemimpin bangsa. Namun kadang kita disibukkan dengan bagaimana mengenal para calon pemimpin yang akan kita pilih, sebab diantara calon pemimpin tersebut kita tidak mengenalnya, maka dalam proses mengenal calon pemimpin itu kita harus memperhatikan dengan seksama, agar kita tidak salah dalam memilih pemimpin.
Siapa Sih Pemimpin yang Baik itu?
Islam mengajarkan bahwa setiap manusia adalah pemimpin, dan setiap manusia bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya itu. Namun demikian, ada krtiteria-kriteria yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin publik. Oleh karena itu kita harus tahu kriteria calon pemimpin yang akan kita pilih.

Imam Al Mawardi dalam kitab Al Ahkamu as Sulthoniyyah, mengajukan 5 kriteria seorang pemimpin, yaitu :
–    Adil dan Jujur
–    Berpengetahuan luas
–    Sehat wal afiat
–    Arif dalam bertindak
–    Tegas dan berani
Selain kriteria-kriteria diatas beberapa ahli kepemimpinan menambahkan, diantaranya adalah :
–    Emphati, mampu merasakan penderitaan orang lain.
–    Mengayomi
–    Mampu mengedepankan kepentingan umum
–    Memiliki kualitas moral yang baik
Kriteria diatas tentunya dapat menghindarkan kita dari memilih pemimpin yang KKN, sewenang-wenang, melakukan kejahatan dan pemimpin yang bejat serta pemimpin yang mendzolimi rakyat.

Kekuasaan dan kebebasan ada di tangan kita untuk memilih pemimpin yang baik. Sekarang sudah saatnya kita gunakan hati nurani dan kecerdasan akal sehat untuk memilih pemimpin dengan menyelidiki, menanyakan dan mencari informasi mengenai calon pemimpin yang baik itu. Tanyakan pula pada calon pemimpin, apa yang dilakukan terhadap masalah-masalah yang dihadapi bangsa kita, seperti : Gagal panen,  jalan rusak, antisipasi banjir, pengangguran, kemiskinan, korupsi, pembinaan generasi muda, lembaga pendidikan, tempat ibadah dan moral masyarakat serta masalah-masalah lain. Hal ini akan mengantarkan kita untuk mengetahui kualitas dan komitmen calon pemimpin tersebut terhadap kemajuan bangsa, serta bagaimana komitmennya dalam menangani masalah  ekonomi, sosial, politik, pendidikan, budaya dan lain-lain.

Bagaimana Bila Pemimpin Beda Golongan ?
Tapi, bagaimana seandainya calon pemimpin yang baik itu beda golongan ? wah pusing juga ya. Tapi yang penting utamakan dulu kriteria pemimpin diatas, sebab pemimpin yang mempunyai kriteria diatas pasti tidak terpengaruh dengan sentimen golongan.
Kita sah memilih siapapun, dari etnik manapun, dari ras apapun dan dari golongan manapun. Sebab Islam tidak membedakan ras, suku dan golongan. Dalam Al Qur’an disebutkan “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling sholeh diantara kamu” (QS. Hujrat: 13)

Dengan demikian, perbedaan golongan bukanlah alasan untuk menafikkan calon pemimpin yang baik. Janganlah kita terjebak dengan golongan yang sama, hubungan keluarga, tetangga, sahabat dan seterusnya yang dapat mempengaruhi pilihan, sehingga kita salah dalam memilih pemimpin. Jadi meskipun tidak ada hubungan apa-apa dengan kita, bila calon pemimpin itu berkualitas dan kredibel, maka kita harus memilihnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: