Kepemimpinan

“Setiap orang dari kamu adalah pemimpin
dan kamu bertanggung jawab terhadap kepemimpinan itu”
(H.R. Abu Dawud, Shohih Bukhori dan Muslim)

A.    PENGERTIAN KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan adalah suatu aktifitas mempengaruhi, meyakinkan, membimbing dan mengarahkan orang lain atau kegiatan kelompok yang di organisir dalam usaha untuk menentukan, merealisasikan dan mencapai tujuan, visi dan misi organisasi.
Pemimpin adalah orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan, bukan hanya didapatkan pada seorang seperti Ketua (kepala), akan tetapi melekat pada orangnya, meskipun ia tidak diangkat sebagai pemimpin dalam suatu organisasi (formal).
Kepemimpinan pada umumnya memerlukan sifat kelebihan dari yang memimpin diantaranya adalah :
Pertama, Kelebihan dalam menggunakan pikiran, merupakan kelebihan dalam memiliki pengetahuan tentang hakekat tujuan organisasi yang dipimpinnya. Kedua, Kelebihan Rohaniah, adalah kelebihan dalam memiliki sifat-sifat kewajiban yang memancarkan keluhuran budi pekerti, ketinggian moralitas dan kesederhanaan watak. Ketiga, Kelebihan dalam badaniah, ialah meikirkan kesehatan badan agar selalu mempunyai semangat dan mempunyai kinerja yang unggul untuk mencapai prestasi kerja yang baik.
Pemimpin adalah pengaruh dalam artian :

  • Setiap perbuatan dan tingkah laku yang kita buat dalam kehidupan sehari-hari  akan menciptakan diri kita sebagai pemimpin.
  • Pemimpin akan mempengaruhi orang lain dengan sikap, perbuatan dan perkataan.
  • Setiap hari kita dipengaruhi atau mempengaruhi orang lain untuk melanjutkan kehidupan.
  • Seorang pemimpin bagaimanapun tipikal dan gaya kepemimpinannya akan dipengaruhi oleh prinsip-prinsip yang dianut.
  • Prinsip yang kuat dari seorang pemimpin, meskipun jahat akan diikuti oleh orang.
  • Orang yang tidak punya prinsip selamanya akan jadi pengikut yang tidak logis. Karena setiap hari kita berjalan diatas ranjau-ranjau yang mempengaruhi pikiran.

B.    TIPOLOGI KEPEMIMPINAN

  1. 1.    Tipe Otokratik : adalah pemimpin yang memusatkan kekuasaan dan keputusan pada dirinya sendiri
  2. Tipe Paternalistik : adalah gaya kepemimpinan yang memuastkan pada sifat kebersamaan lebih bercorak sebagai pemimpin yang pelindung, pengayom dan pendidik.
  3. Tipe Kharismatik : adalah yaitu gaya kepemimpinan yang dipengaruhi oleh daya simpatiknya karena sifat dan kepribadian yang menonjol dan menarik.
  4. Tipe Laissez Faire : adalah kepemimpinan yang membiarkan organisasi berjalan seadanya dan bersifat pasif karena beranggapan bahwa semua akan berjalan normal karena bagian dari organisasi sudah mengetahui tugasnya masing-masing.
  5. Tipe Demokratik : adalah kepemimpinan yang mendasarkan pada pola integrator dan pemimpin beroperan sebagai kordinator

C.    KARAKTERISTIK GAYA KEPEMIMPINAN

1. Pemaksa

  • Senang menguhukum tapi tidak suka memberi penghargaan
  • Berpendapat bahwa orang-orang pada dasarnya malas dan harus di paksa untuk bekerja
  • Tidak suka menerima umpan balik dari bawahannya atau orang-orang sekitarnya

2. Pendobrak

  • a.    Punya motivasi prestasi yang tinggi
  • b.    Melakukan segala-galanya sendirian
  • c.    Tidak suka mendelegasikan wewenang dan tanggung jawabnya
  • d.    Tidak menaruh perhatian pada orang-orang disampingnya
  • e.    Punya standart mutu kerja yang tinggi, tapi tidak memiliki sifat sebagai pemimpin yang baik.

3.    Penguasa

  • a.    usul-usuk atau pendapatnya diajukan secara halus dan terselubung sehingga kurang jelas bagi orang lain.
  • b.    Memberikan hukuman tetapi juga senang memberikan hadiah
  • c.    Suka mendengar umpan balik dari bawahan dan orangorang sekitarnya, tetapi hanya untuk kepntingan sendiri.

4.    Penyayang

  • a.    Suka memanjakan anggota atau bawahannya.
  • b.    Nyaris tidak punya rencana kerja
  • c.    Selalu memberi penghargaan, tidak suka menghukum.
  • d.    Nyaris tidak bisa mengatur pekerjaannya sendiri

5.    Demokrat

  • a.    Selalu punya rencana kerja terperinci.
  • b.    Banyak menaruh perhatian pada orang-orang di sekitarnya.
  • c.    Memberi penghargaan, tidak suka memberi hukuman

6.    Pembina

  • a.    Menetapkan tujuan yang jelas, memberikan tantangantetapi moderatresikonya
  • b.    Suka menerima dan memberikan umpan balik terperinci.
  • c.    Memberikan penghargaan, tetapi juga memberi hukuman.
  • d.    Mendelegasikan wewenang dan memberi bantuan kepada anggota atau bawahannya.
  • e.    Bawahan mempercayai dan menghormatinya.

D.    TUGAS DAN WEWENANG PEMIMPIN
Tugas dan wewenang pemimpin adalah sebagai berikut :
1.    Leading
Adalah pembimbingan, penghantaran, seorang leader harus mendahului,menjadi pelopor dan berdiri di muka memberi contoh buat orang-orang yang ada dibelakangnya.
2.    Directing
Berarti memberikan petunjuk atau instruksi secara langsung dan jelas, dapat juga diartikan sebagai memberi arahan.
3.    Commanding
Berarti memberi perintah, di belakang perintah ini selalu ada faktor paksaan, apabila tidak menjalankan perintah, maka dapat dipaksakan dengan ancaman.
4.    Motivating
Berarti memberi motivasi, membari alasan kepada orang lain, sehingga ia dapat menentukan sendiri apabila ia suka mengikuti pemimpin atau tidak.
5.    Actuating
Berarti kemampuan dan kreatifitas untuk menciptakan dinamika kelompok dalam melaksanakan kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
E.    KINERJA
Dalam kaitannya dengan peningkatan kinerja kepemimpinan dalam organisasi, maka seorang pemimpin yang profesional harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Mempunyai visi atau daya pandang yang mendalam tentang mutu yang terpadu bagi organisasi maupun bagi pengururus dan anggota yang ada dalam organisasi.
  2. Mempunyai komitmen yang jelas pada proses peningkatan kualitas
  3. Mengkomunikasikan pesan yang berkaitan dengan kualitas.
  4. menjamin kebutuhan anggota sebagai perhatian kegiatan dan kebijakan organisasi yang sesuai dengan minat anggota.
  5. Meyakinkan terhadap anggota bahwa organisasi tersebut mampu menampung aspirasi, minat dan bakat serta kebutuhan anggota.
  6. Pemimpin mendukung pengembangan sumber daya pengurus.
  7. Tidak menyalahkan pihak lain jika ada masalah yang muncul tanpa dilandasi bukti yang kuat.
  8. Pemimpin melakukan inovasi terhadap organisasi dan kegiatannya.
  9. Menjamin struktur organisasi yang menggambarkan tanggung jawab yang jelas.
  10. Mengembangkan komitmen untuk mencoba menghilangkan setiap penghalang.
  11. Membangun team kerja yang efektif.
  12. Mengembangkan mekanisme yang cocok untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

F.    Ada lima sifat layanan pemimpin agar anggota mendapatkan kepuasan

  1. Layanan sesuai dengan apa yang dijanjikan (reliability)
  2. Mampu menjamin kualitas kegiatan (assurance)
  3. Iklim organisasi yang kondusif (tangible)
  4. Memberikan perhatian penuh kepada anggota (emphaty)
  5. Cepat tanggap terhadap kebutuhan anggota (responsiveness)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: