KALI MAS Aset Pariwisata

Rencana Pemkot Surabaya mengadakan Penataan Kali Mas, perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, sebab Kali Mas merupakan salah satu aset Surabaya yang perlu diberdayakan lebih produktif dibanding sekarang, agar mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga Surabaya. Selama ini sebutan Kali Mas yang membentang di tengah-tengah kota sebagai sungainya Surabaya belum mampu memberi kontribusi yang besar selain hanya sebagai aliran air menuju laut.

***

Sebenarnya, Kali Mas menyimpan potensi untuk dijadikan sebagai tujuan wisata yang menjanjikan. Selama ini pengelola pariwisata belum ada yang melirik sungai sebagai obyek wisata. Karena itu rencana Pemkot Surabaya mengadakan penataan Kali Mas perlu diikuti dengan pembangunan kepariwisataan di sekitar Kali Mas tersebut, termasuk wisata olah raga dan permainan air.
Gagasan penataan kali Mas ini sudah muncul satu tahun yang lalu dan Wali Kota sudah membentuk tim penataan dan revitalisasi Kali Mas. Saat ini desain penataan di beberapa titik ruang publik di sekitar Kali Mas sudah ada, termasuk penataan di perlintasan jembatan Petekan, yang rencananya akan segera di rampungkan.
Pemkot menargetkan penataan Kali Mas ini selesai tahun 2010, waktu yang cukup untuk melakukan proyek penataan sungai sepanjang 12 KM itu menjadi sungai yang benar-benar dapat diambil guna dan manfaatnya bagi publik. Dalam waktu 5 tahun itu Pemkot harus benar-benar mengupayakan pelaksanaan proyek dengan efektif dan efisien.
Upaya ini harus di dukung oleh semua elemen masyarakat terutama delapan kecamatan yang dilalui Kali Mas, yaitu Kecamatan Gubeng, Pabean Cantikan, Krembangan, Semampir, Wonokromo, Tegalsari, Genteng dan Bubutan. Dukungan juga harus mengalir dari LSM, investor, dan lembaga lain. Tanpa dukungan tersebut, penataan Kali Mas tidak akan dapat berjalan secara maksimal.

Kali Mas sebagai aset pariwisata
Untuk mengubah Kali Mas agar dapat dinikmati oleh publik, maka perlu adanya usaha yang relatif berat dan memerlukan biaya yang besar pula. Namun, hal itu tidak mustahil dilakukan bila semua pihak mendukung program ini. Jika kerjasama ini dapat dilakukan maka Kali Mas akan tampil cantik, nyaman dan menjadi tujuan wisata yang indah. Karena itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menata ulang Kali Mas sebagai aset pariwisata Surabaya diantaranya:
Pertama, memperbaiki kualitas air. Kondisi air di Kali Mas perlu dilakukan penjernihan dan pemfilteran, sehingga kualitas kebersihan dan kesehatan dapat dipertanggungjawabkan, apalagi air Kali Mas dijadikan sebagai bahan baku PDAM yang setiap hari di konsumsi oleh warga Kota.
Dalam proses penjernihan ini Pemkot harus tegas terhadap warga yang belum sadar menjaga sungai yang masih melakukan pembuangan limbah, sampah dan lain-lain ke aliran sungai. Ini dapat dilakukan dengan cara mewajibkan kepada tiap keluarga, pabrik atau industri yang setiap hari membuang limbah cair langsung ke got atau sungai yang bermuara di Kali Mas dengan di saring dulu melalui filter permeable.
Setiap anak sungai yang menuju Kali Mas juga harus diberi saringan sampah yang setiap hari dibersihkan. Dengan demikian air yang mengalir ke Kali Mas tetap terjaga kualitasnya terutama dari pencemaran bahan beracun. Membersihkan Kali Mas juga harus dilaksanakan secara berkala dan kontinue bahkan setiap hari.
Kedua, Penyediaan alat Transportasi air. Kemacetan yang terjadi akhir-akhir ini dikarenakan volume kendaraan yang begitu banyak dan tidak dibarengi dengan perluasan ruas jalan yang signifikan. Karena itu Kali Mas dapat dijadikan alternatif sebagai sarana transportasi air massal. Tranportasi air yang memenuhi syarat pasti menarik bagi warga kota karena selama ini masyarakat kota belum begitu mengenal dengan transportasi air.
Ketiga, penghijauan di bantaran atau stren kali. Untuk menjaga kekuatan bantaran sungai diperlukan pagar hidup atau pepohonan yang dapat menyerap air dan mengikat sel-sel tanah agar tidak bergerak. Penghijauan juga dapat bermanfaat sebagai penyejuk, pembersih udara dan menambah keasrian serta keindahan kota. Sehingga suasana di sekitar Kali Mas bertambah nyaman dan enak dinikmati.
Penanaman pohon perlu direncanakan yang matang, mulai dari jenis tanaman, sifat tanaman, dan areal tanah yang ditanami, agar tidak terjadi ketimpangan dengan lingkungan sekitar serta harus sesuai dengan tata ruang kota.
Keempat, pembangunan dan penambahan ruang publik untuk interaksi sosial. Ruang publik yang dimaksud disini adalah tempat perlintasan dan tempat berkumpulnya masyarakat yang bersinggungan langsung dengan Kali Mas, seperti Jembatan, pasar, terminal dan lain-lain. Ruang publik disekitar sungai ini perlu mendapatkan perhatian yang serius dan harus di tata dengan apik yang demikian akan mempercantik wajah kota Surabaya.
Kelima, Pembangunan wisata air. Kepariwisataan di tengah-tengah kota Surabaya, masih sangat minim dengan suasana yang alami dan sejuk, kebanyakan taman wisata hanya menonjolkan peralatan yang modern dan belum mampu menampilkan tempat wisata yang alami dan sehat dengan di dukung oleh lingkungan yang sehat pula. Wisata air ini harus dikemas sedemikian rupa sehingga mampu menyuguhkan taman wisata yang berbeda dari yang sudah ada. Sebagai sarana edukatif sekaligus hiburan warga kota yang menyehatkan.
Keenam, Penataan gedung di sekitar sungai. Untuk merangsang kepedulian warga terhadap Kali Mas perlu diperhitungkan penataan gedung-gedung yang ada di kiri dan kanan sungai. Gedung-gedung seharusnya menghadap ke sungai dan bukan membelakanginya. Karena jika membelakanginya, terkesan bahwa sungai adalah tempat pembuangan dan bukan sesuatu yang urgen dan dapat dinikmati, padahal memandang air yang mengalir menyimpan keindahan dan kepuasan tersendiri.
Pengelola bangunan, termasuk gedung pemerintah atau perkantoran berkewajiban memperindah dan mempercantik serta bertanggung jawab perawatan di tepi sungai di depan bangunannya sebagai konsekuensi logis terhadap kenyamanan lingkungan sekitar bangunan.
Dalam proses pencapaian program penataan, sebaiknya Pemkot tidak hanya mengandalkan tim Penataan dan Revitalisasi Kali Mas Saja, Pemkot perlu menjaring aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat termasuk ide-ide kreatif guna memperoleh desain Kali Mas yang bermutu, produktif dan berorientasi lingkungan, terutama bagi terciptanya obyek wisata baru.
Peran sektor swasta harus diberi ruang gerak yang lebar untuk berinvestasi dengan membangun sarana yang dimanfaatkan bagi ruang publik sebagai tempat interaksi sosial, hiburan dan ekonomi, hal ini akan menambah denyut interaksi sosial, pariwisata dan perekonomian Surabaya semakin lebih baik.
Kali Mas, Sungainya Surabaya, sudah waktunya untuk diberdayakan dengan menciptakan berbagai macam obyek wisata yang berhubungan dengan air. Ini memerlukan energi yang cukup besar, baik pemikiran maupun modal. Peran serta semua pihak sangat menentukan, namun semua tergantung niat baik Pemkot Surabaya, bila Pemkot sungguh-sungguh menanganinya, hal itu tidaklah sesulit yang kita bayangkan.
Akhirnya, Jika Kali Mas benar-benar diberdayakan kita akan menikmati Kali Mas sebagai tujuan wisata yang dirindukan, dan bukannya Kali Mas hanya sebuah sungai yang dipenuhi dengan sampah dan limbah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: