<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ASEN Cipta Kreatif</title>
	<atom:link href="http://ahmadasen.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadasen.wordpress.com</link>
	<description>Peduli Pendidikan Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Nov 2010 08:54:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ahmadasen.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1d3d2cd4e6e6c448cdc44753c3995b2e?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>ASEN Cipta Kreatif</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ahmadasen.wordpress.com/osd.xml" title="ASEN Cipta Kreatif" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ahmadasen.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KEPANDEGAAN</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/kepandegaan/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/kepandegaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 08:54:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[kepandegaan]]></category>
		<category><![CDATA[pandega]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka pandega]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka perguruan tinggi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[A.KIASAN DASAR PANDEGA Istilah tingkatan dalam Pramuka dapat dihubungkan dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia sebagai berikut: Istilah Pramuka SIAGA diambil dari peristiwa berdirinya Organisasi pertama yaitu Budi Utomo pada tahun 1908. Hal ini mengandung maksud bahwa bangsa Indonesia telah men-SIAGA-kan diri dalam perjuangan kemerdekaan dengan sadar bahwa kemerdekaan tidak akan tercapai apabila tidak diorganisasi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=171&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.KIASAN DASAR PANDEGA<br />
Istilah tingkatan dalam Pramuka dapat dihubungkan dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia sebagai berikut:<br />
Istilah Pramuka SIAGA diambil dari peristiwa berdirinya Organisasi pertama yaitu Budi Utomo pada tahun 1908. Hal ini mengandung maksud bahwa bangsa Indonesia telah men-SIAGA-kan diri dalam perjuangan kemerdekaan dengan sadar bahwa kemerdekaan tidak akan tercapai apabila tidak diorganisasi dengan baik.<br />
<span id="more-171"></span>Pramuka PENGGALANG diambil dari peristiwa Sumpah Pemuda pada tahun 1928.  Hal ini mengandung maksud bahwa perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia  telah di-GALANG dengan mempersatukan diri dalam sumpah untuk bersatu  dalam bahasa, tanah air dan bangsa yaitu Indonesia.<br />
Istilah Pramuka PENEGAK diambil dari peristiwa Hari Kemerdekaan Republik  Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus 1945. Hal ini mengandung maksud  bahwa Negara Indonesia telah di-TEGAK-kan yang ditandai dengan  Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.<br />
Sedangkan istilah Pramuka PANDEGA diambil dari tugas bangsa Indonesia  setelah kemerdekaan adalah mengisi kemerdekaan dengan membangun. Dalam  membangun dibutuhkan prakarsa untuk MEMANDEGANI dalam pembangunan  tersebut. Oleh karena itu, Pramuka Pandega mempunyai tugas untuk  memandegani dalam mengisi kemerdekaan.<br />
Pramuka Pandega pertama kali mengadakan kegiatan<br />
B.MENGENAL PANDEGA<br />
Tanda pengenal Pandega<br />
1.Warna Dasar coklat<br />
2.Umur 21 s/d 25 Tahun<br />
3.Tingkatan dalam Pandega tidak ada, hanya satu tingkat yaitu Pandega saja<br />
4.Satuan untuk menghimpun Pramuka Pandega disebut RACANA, sesuai dengan  sistem satuan terpisah, maka Racana dipisahkan antara Putra dengan  putri.<br />
5.Racana berarti Pondasi, alas tiang, umpak atap.<br />
6.Nama sebuah Racana diambil dari nama seorang tokoh daerah setempat  yang telah berjasa bagi perkembangan daerah di mana Racana Berada.<br />
7.Organisasi Racana disebut Dewan Racana Pandega yang disingkat dengan Dewan Racana dan dipimpin oleh seorang ketua.<br />
8.Satu Racana Pandega terdiri atas beberapa orang dan paling banyak 40 orang Pramuka berusia 21 sampai 25 tahun.<br />
9.Racana Pandega dibina oleh seorang Pembina Pandega atas usul Dewan  Racana yang sedikitnya berusia 27 tahun. Pembina Pramuka putra dijabat  oleh seorang pria dan pembina Pandega putri dijabat oleh seorang wanita.<br />
10.Hubungan antara pembina dengan peserta didik Pramuka Pandega adalah  seperti hubungan antara kakak beradik sehingga cara memanggilnya adalah  kakak dan adik. Sedang cara memanggil sesama Pramuka Pandega adalah  Kakak.</p>
<p>C.TANDA PENGENAL<br />
1.Tanda Umum, yaitu tanda yang dipakai secara umum oleh semua anggota  Gerakan Pramuka yang sudah dilantik, putera maupun puteri, misalnya  tanda tutup kepala, setangan leher, tanda pelantikan, tanda harian,  tanda pramuka dunia.<br />
2.Tanda Satuan, yaitu tanda yang menunjukkan satuan/Kwartir  tertentu,  misalnya, tanda Racana, tanda Gugus Depan, tanda Wilayah (Kwarcab dan  Kwarda).<br />
3.Tanda Jabatan, yaitu tanda yang menunjukkan jabatan dan tanggung jawab  seseorang dalam lingkungan Gerakan Pramuka, misalnya tanda Dewan  Racana.<br />
4.Tanda Kecakapan, yaitu tanda yang menunjukkan kecakapan, keterampilan,  ketangkasan, kemampuan, sikap dan usaha seorang Pandega dalam bidang  tertentu. Misalnya TKU Pandega yang dipasang dipundak kiri dan kanan,  dan TKK.<br />
5.Tanda Kehormatan, yaitu tanda yang menunjukkan jasa dan dharma bakti  kepada Gerakan Pramuka atau masyarakat, misalnya tanda penghargaan  kegiatan, tigor (bukti gotong royong dan lain-lain.<br />
D.ADMINISTRATIF STRUKTURAL<br />
Secara administratif, Gerakan Pramuka Pandega langsung di bawah Kwartir  Cabang dan bukannya dibawah Kwartir Ranting. Sehingga hubungan Gerakan  Pramuka Pandega dengan Kwartir Ranting adalah hubungan kordinatif.<br />
E.PEMBINAAN PRAMUKA PANDEGA<br />
Pembinaan dalam Pramuka Pandega diarahkan kepada persiapan menjadi  pembina Pramuka, sehingga pembinaan dalam Pandega biasa disebut dengan  ”Persemaian Pembina”.<br />
Dalam pembinaan Pandega, fungsi pembina hanya merupakan pendorong dan  bila perlu memberi daya kreasi secara tidak langsung, dengan memberi  gambaran berbagai kemungkinan yang mendorong para Pandega untuk  menentukan pilihannya.<br />
Jadi Pembina Pramuka Pandega hanya memberi dorongan dan sedikit arahan,  sedangkan peserta didik Pandega harus belajar mandiri, baik secara  individu maupun berkelompok.<br />
Dalam pembinaan Pandega tidak boleh melupakan prinsip pendidikan yang menyenangkan serta beberapa pengembangan antara lain:<br />
a.pengembangan kemampuan berpikir atau otak &amp; akal, yaitu “belajar  mengetahui” (Learning to know) termasuk juga “belajar bagamaina cara  belajar”,<br />
b.Pengembangan skill atau proses untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan tertentu “belajar berbuat”, (Learning to do)<br />
c.Pengembangan karakter “Belajar menjadi seseorang”, (Learning to be)<br />
d.pengembangan sikap dan tingkah laku “belajar hidup bermasyarakat” (Learning to live togather).</p>
<p>Jadi Gerakan Pramuka memberikan pendidikan yang sasarannya adalah  pengembangan seluruh kemampuan seseorang. Sedangkan arah tujuan dalam  pramuka adalah mendidik, yaitu untuk mengeluarkan daya kemampuan dari  peserta didik untuk mendidik dirinya sendiri, menurut keinginannya  sendiri, menuju ke hal-hal yang akan membentuk karakter pribadinya.<br />
Dalam pembinaan Pramuka Pandega juga harus mengacu pada Pemenuhan  Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU). Untuk SKU Pramuka Pandega, hanya  terdiri dari satu tingkat saja, yaitu Tingkat Pandega. Hal ini agar  peserta didik mempunyai kemampuan dasar sebagai Pramuka Pandega.  Pembinaan yang berhubungan dengan SKU biasanya disebut dengan ”Bedah  SKU”.<br />
Disamping materi pendidikan yang berhubungan dengan SKU, Pramuka Pendega  juga harus dibina mengenai Pengetahuan Kepramukaan, Keterampilan  Kepramukaan, Pengetahuan Umum, kepemimpinan dan lain-lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=171&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/kepandegaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KE-REKAKERJA-AN</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/ke-rekakerja-an/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/ke-rekakerja-an/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 08:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[kerekakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[panitia pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[reka kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sangga kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[A.PENGERTIAN REKA KERJA Reka kerja merupakan kelompok kerja yang secara umum disebut dengan kepanitiaan dalam sebuah organisasi untuk menangani sebuah kegiatan yang  membutuhkan manajemen agar dapat tercapai tujuan kegiatan tersebut. Reka Kerja dibentuk untuk mempermudah manajemen kegiatan dengan jalan pelimpahan tugas Racana kepada satu team yaitu Reka Kerja demi terlaksananya kegiatan yang telah direncanakan bersama. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=168&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN REKA KERJA<br />
Reka kerja merupakan kelompok kerja yang secara umum disebut dengan kepanitiaan dalam sebuah organisasi untuk menangani sebuah kegiatan yang  membutuhkan manajemen agar dapat tercapai tujuan kegiatan tersebut.<br />
Reka Kerja dibentuk untuk mempermudah manajemen kegiatan dengan jalan pelimpahan tugas Racana kepada satu team yaitu Reka Kerja demi terlaksananya kegiatan yang telah direncanakan bersama. Reka Kerja dibentuk juga untuk pendistribusian wewenang, kewajiban dan tanggung jawab Racana kepada personal yang terpilih dalam Reka Kerja. Sehingga jalannya suatu kegiatan, mutu dan kualitasnya menjadi tanggung jawab Reka Kerja.<br />
<span id="more-168"></span>Demikian besar peranan Reka Kerja dalam mensukseskan kegiatan, maka  perlu diadakan pembinaan dan pengembangan yang menyeluruh terhadap  personal dengan menekankan pada Penyadaran tentang kinerja reka kerja,  peningkatan kemampuan kerja team, kemampuan teknis kegiatan yang  ditangani dan lain-lain, sehingga Reka Kerja dapat melaksanakan tugasnya  dengan sukses.<br />
B.KONSEP PENGEMBANGAN PERSONIL REKA KERJA<br />
Strategi Umum pengembangan Reka Kerja dapat dilakukan dengan cara :<br />
Pertama, Rekrutmen dan penempatan personil Reka Kerja, hal ini perlu  memperhatikan hal-hal sebagai berikut: (1) Rekruitmen  Personil Reka  Kerja harus berdasarkan seleksi yang mengutamakan mutu dan kinerja serta  pemerataan (2) Rekruitmen harus didasarkan pada kebutuhan kegiatan dan  sesuai dengan sumber daya serta penempatannya sesuai dengan kemampuan.  (3) Perlu dilakukan sistem rekruitmen, penempatan, dan pembinaan  personil Reka Kerja yang memungkinkan personil dapat mengembangkan  potensi diri secara leluasa.<br />
Kedua, Pengembangan personil reka kerja, ini harus dilakukan berdasarkan  rencana kebutuhan yang jelas. Sehingga terdapat keselarasan antara  kebutuhan dalam kegiatan dengan sumber daya yang tersedia<br />
Ketiga, Pengembangan sikap dan kemampuan profesional personil. Seorang  reka kerja tidak boleh hanya bergantung  pada tugas yang diberikan  kepadanya. Oleh karena itu perlu dikembangkan pengetahuannya tentang  kegiatan yang ditangani serta sikap, inisiatif dan kepercayaan atas  kemampuan diri sendiri.<br />
Keempat, Kerjasama antar Reka Kerja dan dengan Dewan Racana serta dengan  anggota Racana perlu terus-menerus dikembangkan agar terjalin kordinasi  dan sinkronisasi tujuan kegiatan dengan pelaksanaan di lapangan,  sehingga sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.<br />
Kelima, Kordinasi Reka Kerja, dalam kordinasi reka kerja yang perlu  diperhatikan adalah pengidentifikasian antara kebutuhan dengan kemampuan  sumber daya manusia dan sumber daya material, peluang, tantangan dan  hambatan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan kerja.</p>
<p>C.MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS REKA KERJA<br />
Secara umum produktifitas mengandung arti perbandingan antara hasil yang  dicapai (out put) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan (in  put), yang berkaitan dengan sikap mental produktif, antara lain  menyangkut sikap: spirit, motivatif, disiplin, kreatif, inovatif,  dinamis, profesional, dan berjiwa kejuangan. Tingkat produktifitas yang  dicapai merupakan indikator efisiensi dan kemajuan Reka Kerja untuk  ukuran suatu organisasi.<br />
Produktifitas merupakan sikap mental yang mempunyai semangat untuk  melakukan peningkatan perbaikan. Perwujudan sikap mental tampak dalam  berbagai kegiatan, antara lain :<br />
a.Yang berkaitan dengan personil Reka Kerja<br />
Pengetahuan<br />
Keterampilan<br />
Disiplin<br />
Upaya pribadi<br />
Kerukunan kerja<br />
b.Yang berkaitan dengan Reka Kerja sebagai team.<br />
Manajemen dan cara kerja yang baik<br />
Penghematan biaya<br />
Ketepatan waktu<br />
Sistem dan peralatan teknologi yang lebih canggih<br />
Produktifitas dalam Reka Kerja berkaitan dengan keseluruhan proses  perencanaan, penataan dan pendayagunaan sumber daya untuk merealisasikan  tujuan kegiatan yang menjadi bidang garapnya secara efektif dan  efisien.<br />
Produktifitas Reka Kerja mencakup tiga fungsi diantaranya:<br />
1.Fungsi manajerial yang berkaitan dengan berbagai pelayanan untuk kebutuhan warga Racana.<br />
2.Fungsi behavioral, yang keluarannya merujuk pada fungsi pelayanan yang  dapat merubah perilaku warga Racana dalam kemampuan koqnitif,  keterampilan dan sikap.<br />
3.Fungsi hasil, yang keluarannya yaitu mencetak warga Racana yang  mempunyai kompetensi dalam berorganisasi dan kemampuan kepemimpinan yang  handal.<br />
D.KINERJA REKA KERJA<br />
Kinerja atau performansi dapat diartikan sebagai  pelaksanaan kerja,  prestasi kerja, pencapaian kerja, hasil kerja atau unjuk kerja. Jadi  kinerja juga berarti hasil atau keluaran dari suatu proses.<br />
Kinerja personal dalam suatu kerekakerjaan akan mempengaruhi kualitas  kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu, kinerja personal harus  ditingkatkan dan dibina agar Reka Kerja dapat sukses melaksanakan  kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya. Kesuksesan suatu kegiatan  merupakan kesuksesan team Reka Kerja dan kesuksesan bersama dalam  Racana.<br />
Untuk meningkatkan kinerja perlu dibangun suasana kondusif yang  mendukung aktifitas Reka Kerja, pengakuan personal, penghargaan dan  perhatian dari Racana baik anggota atau Dewan Racana. Hal ini mutlak  diperlukan agar Reka Kerja mempunyai kepercayaan diri untuk berkreasi  dan beraktifitas karena mendapat respon positif dari warga Racana.<br />
E.UPAYA MEMBERDAYAKAN REKA KERJA<br />
Enam faktor utama yang menentukan produktifitas personal Reka Kerja:<br />
1.Sikap kerja, seperti: kesadaran/kemauan bekerja, kesediaan untuk  bekerja secara bergiliran, dapat menerima tambahan tugas, dan  kemampuan/kemauan  bekerja dalam satu team.<br />
2.Tingkat keterampilan, yang ditentukan oleh pendidikan, latihan dalam  manajemen dan pengalaman dalam melaksanakan kegiatan sebelumnya.<br />
3.Hubungan antara reka kerja dengan pimpinan Dewan Racana yang tercermin  dalam usaha bersama dalam mensukseskan kegiatan dan mengawasi mutu  kegiatan.<br />
4.Manajemen produktifitas, yaitu manajemen yang efisien mengenai sumber  dan sistem kerja dalam Reka Kerja tersebut, termasuk kemungkinan  tambahan tugas lain.<br />
5.Sikap bertanggung jawab, yang tercermin dalam pengambilan resiko  kreatifitas dalam melaksanakan tugas dan berada dalam jalur yang benar.<br />
6.Sikap mental, berupa motivasi, disiplin, percaya diri,  jujur, dan etika kerja.<br />
Selanjutnya beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan  kinerja Reka Kerja, antara lain melalui pembinaan disiplin,  pemberian  motivasi, penghargaan dan persepsi.<br />
F.MANAJEMEN PROSES REKA KERJA<br />
1.Pembentukan Reka Kerja<br />
Reka Kerja dibentuk oleh Dewan Racana melalui musyawarah dengan  mengeluarkan Surat Keputusan dari Mabigus, atau dengan kebijakan lain  sesuai dengan amanat Musdega.<br />
Komposisi Reka Kerja biasanya terdiri dari :<br />
a.Starring Committee (SC) biasa disebut dengan konseptor<br />
1.Tersusun dari Project Officer (PO) atau penanggung jawab kegiatan, Dewan Racana dan  Orang yang berpengalaman dengan kegiatan<br />
2.Tugasnya adalah pelaksana teknis administratif.<br />
Membuat konsep  tujuan, visi dan misi kegiatan serta bentuk kegiatan<br />
Membuat TOR yang kemudian dijadikan rujukan Juklak Dan Juknis.<br />
Memantau proses dan jalannya kegiatan.<br />
b.Organizing Committee (OC) biasanya disebut panitia pelaksana atau pelaksana lapangan.<br />
1.Terdiri dari : Ketua, Sekretaris, Bendahara dan seksi bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan.<br />
2.Tugasnya adalah melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah disusun.<br />
3.Melaporkan hasil kegiatan.<br />
2.Mekanisme dan Pelaksanaan Kerja Reka Kerja<br />
a.Rapat Kordinasi<br />
1.Perencanaan<br />
Merancang dan melaksanakan survei kebutuhan kegiatan serta kordinasi dengan hasil kerja  Starring Committee.<br />
Mengolah hasil survei tersebut menjadi kerangkah acuan yang menjadi  dasar perumusan kegiatan dan perlengkapan termasuk materi kegiatan dan  Petunjuk pelaksanaan (Juklak) serta Petunjuk Teknis (Juknis).<br />
Merancang jadual kerja (Schedule), Networking planning, dan persiapan teknis administratif.<br />
2.Mengorganisir<br />
Pembagian kerja (Job Deskription)<br />
Menghubungi nara sumber, lembaga-lembaga atau orang-orang yang terlibat dan pendukung kegiatan.<br />
Mengatur pengelompokan sasaran kegiatan.<br />
3.Networking Planning, yaitu perencanaan jaring kerja.<br />
b.Pelaksanaan Kerja / Kerja Pendahuluan<br />
Mempersiapkan segala jenis Sumber Daya yang dibutuhkan<br />
Mempersiapkan dan memenuhi alat, barang, dan semua kebutuhan dalam kegiatan.<br />
Memastikan semua personil yang terlibat dalam kegiatan.<br />
c.Cecking/Pemeriksaan<br />
Memeriksa perencanaan dengan kesiapan yang sudah ada.<br />
Memeriksa perlengkapan yang dibutuhkan bila belum lengkap langsung dipenuhi, bila tidak ada maka dicari subsitusi/penggantinya.<br />
d.Pelaksanaan kegiatan<br />
1.Briefing mengenai tugas dan pemantapan mekanisme kegiatan<br />
2.Memfasilitasi proses kegiatan sesuai dengan perencanaan<br />
3.Mengamati<br />
Memantau, mengamati dan mengawasi  jalannya kegiatan<br />
Memastikan jalannya kegiatan, sudah sesuai dengan rencana atau belum.<br />
4.Mengendalikan<br />
Mengendalikan jalannya kegiatan agar sesuai dengan perencanaan.<br />
Mengusahakan penyempurnaan apabila terdapat kekurangan teknis maupun non teknis.<br />
Pelaksanaan rencana cadangan bila ada kendala.<br />
5.Pendataan kembali seluruh sumber daya yang telah digunakan, agar tetap dapat digunakan pada waktu yang lain.<br />
6.Mengevaluasi kegiatan<br />
e.Evaluasi<br />
Evaluasi ini dilakukan ketika proses/pra kegiatan, ketika kegiatan berlangsung dan ketika kegiatan telah selesai.<br />
Evaluasi berisi kinerja, peralatan, kendala dan hambatan serta solusi.<br />
3.Laporan Pertanggungjawaban<br />
a.Pengumpulan bahan dari seluruh bidang<br />
b.Penulisan Laporan<br />
c.Laporan berisi seluruh proses kegiatan sampai evaluasi kegiatan<br />
d.Rekomendasi, berisi saran untuk kegiatan yang sama pada waktu yang akan datang.<br />
4.Pembubaran Reka Kerja<br />
Pembubaran Reka Kerja dilakukan setelah laporan Reka Kerja oleh Dewan Racana.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=168&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/ke-rekakerja-an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CMI (Cara Memberi Intruksi)</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/cmi-cara-memberi-intruksi/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/cmi-cara-memberi-intruksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 08:40:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[cara memberi instruksi]]></category>
		<category><![CDATA[cara memberi intruksi]]></category>
		<category><![CDATA[cara memberi perintah]]></category>
		<category><![CDATA[cmi]]></category>
		<category><![CDATA[instruksi]]></category>
		<category><![CDATA[perintah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[A.Pengertian 1.Instruksi adalah arahan atau perintah untuk untuk melakukan suatu pekerjaan atau melaksanakan suatu tugas. 2.Instruksi adalah penyampaian suatu pengertian dan kecakapan kepada orang lain, untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. 3.Memberi dan melaksanakan instruksi tidak hanya berfokus pada hasil yang dicapai, melainkan perlu diperhatikan adalah proses instruksi tersebut, yang menitik beratkan pada pengembangan dan latihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=166&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.Pengertian<br />
1.Instruksi adalah arahan atau perintah untuk untuk melakukan suatu pekerjaan atau melaksanakan suatu tugas.<br />
2.Instruksi adalah penyampaian suatu pengertian dan kecakapan kepada orang lain, untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.<br />
<span id="more-166"></span>3.Memberi dan melaksanakan instruksi tidak hanya berfokus pada hasil  yang dicapai, melainkan perlu diperhatikan adalah proses instruksi  tersebut, yang menitik beratkan pada pengembangan dan latihan dalam  penggunaan nalar pikir, pengembangan daya cipta, keterampilan dan  ketangkasan.<br />
4.Instruksi dapat diberikan dengan menggunakan alat atau tanpa alat.<br />
5.Instruksi Dapat juga dilakukan dengan lisan maupun tulisan.<br />
B.Hal-hal yang mempengaruhi pemberian instruksi<br />
1.Persiapan, diantaranya.<br />
a.Penguasaan bahan, yaitu apa yang akan disampaikan kepada penerima,  pemberi instruksi harus mengerti maksud dan tujuan serta menguasai  dengan baik instruksi yang diberikan.<br />
b.Urutan / sistematika, yaitu kerunutan dalam susunan kata dan bahasa, serta kerunutan dalam susunan pokok-pokok isi instruksi.<br />
c.Alat-alat yang dibutuhkan, yaitu alat yang mendukung isi instruksi  tersebut agar dengan mudah diterima dan dicerna oleh si penerima  instruksi.<br />
2.Pembangkitan minat<br />
a.Kesan pertama harus yang mengesankan, ini berhubungan dengan  kepercayaan diri, penampilan fisik, gaya bicara dan penguasaan situasi.<br />
b.Pemberian motivasi, tujuan dan fungsi tentang informasi yang  diberikan, hal ini diperlukan karena agar si penerima instruksi  memperhatikan dengan seksama dan sungguh-sungguh.<br />
3.Cara penyajian<br />
a.Metode penyampaian<br />
b.Ketegasan dalam isi instruksi dan penyampaiannya, tidak bertele-tele.<br />
c.Ketepatan<br />
d.Keyakinan<br />
4.Pengontrolan Instruksi<br />
a.Kewajaran<br />
b.Serius tapi santai<br />
5.Kesimpulan<br />
C.Pelaksanaan Pemberian Instruksi<br />
Dalam pelaksanaan pemberian instruksi, perlu memperhatikan hal-hal yang  teknis, kecil sifatnya namun sangat menentukan keberhasilan dalam  pemberian instruksi, hal-hal tenis tersebut diantaranya adalah:<br />
1.Pemberi intruksi harus berdiri ditempat yang terlihat jelas tanpa ada halangan dengan penerima instruksi.<br />
2.Instruksi dimulai ketika si penerima dalam keadaan tenang dan tertib.<br />
3.Instruksi tersebut harus mudah dimengerti dan jelas.<br />
4.Suara yang terang dan jelas serta semua penerima harus dapat mendengarkan.<br />
5.Instruksi diberikan tidak terlalu panjang dan tidak terlalu singkat.<br />
6.Bila perlu dibantu dengan alat peraga atau peragaan.<br />
7.Berikan kesempatan bertanya kepada si penerima instruksi.<br />
8.Bila instruksi diberikan secara tertulis, maka harus sistematis dan jelas<br />
9.Singkirkan hal-hal yang mengganggu konsentrasi pendengar.<br />
10.Buatlah instruksi semenarik mungkin.<br />
11.Usahakan si penerima instruksi dapat menggunakan seluruh inderanya.<br />
12.Bila ada hal yang sangat penting, dapat diulang kembali.<br />
13.Bila diperlukan, Berikan umpan balik kepada penerima instruksi.<br />
D.Hal-hal yang perlu diperhatikan<br />
a.Pakaian<br />
1.Hendaknya pemberi instruksi memakai pakaian yang sopan, rapi dan bersih.<br />
2.Hendaklah berpakaian yang tidak mencolok<br />
3.Hindarilah pakaian yang berpotongan aneh (tidak wajar)<br />
b.Berdiri<br />
1.Berdiri yang tegak dan ditempat yang jelas<br />
2.Hindarilah berjalan mondar-mandir yang tidak perlu<br />
c.Mata<br />
1.Pandangan mata diusahakan selalu memandang menyeluruh dan tidak ke salah satu sisi saja.<br />
2.Pandanglah mata/wajah yang hadir dengan bergantian.<br />
3.Hindarilah sering melihat ke bawah, ke atas, keluar, atau melihat jam.<br />
4.Jangan bicara sambil menunduk.<br />
d.Wajah<br />
1.Ekspresi wajah diusahakan sesuai dengan pesan yang disampaikan (senang, sedih, semangat dan sebagainya).<br />
2.Bila pesan yang disampaikan tidak membutuhkan ekspresi, maka tunjukkan rasa senang, bersemangat, cerah, gembira dan menarik.<br />
e.Tangan<br />
1.Gerakan tangan dibutuhkan hanya untuk mendukung pesan dan penekanan pada isi pesan.<br />
2.Bila tidak diperlukan tidak usah menggunakan gerakan tangan, sebab dapat mengaburkan isi pesan.<br />
f.Suara dan Bahasa<br />
1.Suara hendaknya cukup jelas dan keras sesuai dengan kebutuhan dan pendengar.<br />
2.Berilah tekanan suara pada kata-kata tertentu untuk menguatkan isi pesan.<br />
3.Gunakan bahasa yang difahami oleh pendengar jangan menggunakan  istilah-istilah yang tidak perlu, bila terpaksa menggunakan istilah  asing yang belum umum, maka perlu dijelaskan.<br />
4.Bahasa yang digunakan harus santun dan tidak arogan.<br />
g.Kebiasaan-kebiasaan<br />
1.Hilangkan kebiasaan yang tidak diperlukan seperti, garuk-garuk, memegang kepala atau jidat, membetulkan baju atau celana.<br />
2.Hilangkan kebiasaan mengucapkan sesuatu yang tidak berarti, misalnya  &#8230;&#8230;. anu&#8230;&#8230;anu&#8230;. e&#8230;&#8230;.ee&#8230;&#8230;. dan sebagainya.<br />
h.Sikap menulis dan tulisan<br />
1.Bila diperlukan menulis, maka menulisnya dengan baik, rapi dan jelas.<br />
2.Mulailah dari kiri atas papan tulis<br />
3.Tanyakan kepada penerima instruksi tentang kejelasan tulisan anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=166&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/11/10/cmi-cara-memberi-intruksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ARTI LAMBANG GERAKAN PRAMUKA</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/28/arti-lambang-gerakan-pramuka/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/28/arti-lambang-gerakan-pramuka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Oct 2010 05:18:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[lambang]]></category>
		<category><![CDATA[lambang gerakan pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[lambang tunas kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[soenaryo atmodipuro]]></category>
		<category><![CDATA[tunas kelapa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Lambang gerakan pramuka Indonesia adalah TUNAS KELAPA (terdapat dalam anggaran dasar gerakan pramuka pasal 17). Penggunaan lambang gerakan (tunas kelapa) ini telah mendapat restu dari BOYSCOUT WORLD BURFAU. Lambang tunas kelapa ini mencerminkan kehidupan dan penghidupan pribadi bangsa kita. Lambang gerakan pramuka dicetuskan oleh SOENARDJO ATMODIPURO pada tanggal 9 Maret 1961 (maka tanggal dan bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=162&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><span style="color:#000080;">Lambang gerakan pramuka Indonesia adalah TUNAS KELAPA (terdapat dalam anggaran dasar gerakan pramuka pasal 17).</span></address>
<address><span style="color:#000080;">Penggunaan lambang gerakan (tunas kelapa) ini telah mendapat restu dari BOYSCOUT WORLD BURFAU.</span></address>
<address><span style="color:#000080;"><span id="more-162"></span></span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">Lambang tunas kelapa ini mencerminkan kehidupan dan penghidupan pribadi bangsa kita. Lambang gerakan pramuka dicetuskan oleh SOENARDJO ATMODIPURO pada tanggal 9 Maret 1961 (maka tanggal dan bulan tersebut dijadikan hari kelahirannya Tunas/Hari Tunas).</span></address>
<address><span style="color:#000080;">Surat keputusan tanggal 31 Januari 1972 dengan SK No: 06/KN/72</span></address>
<address><span style="color:#000080;">Arti kiasan lambang gerakan tunas kelapa :</span></address>
<address><span style="color:#000080;">1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal</span></address>
</ol>
<address><span style="color:#000080;">Berarti 	: 	Pramuka merupakan inti dari pada generasi yang akan datang atau pramuka merupakan calon pengganti generasi tua.</span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">2. 	Tunas kelapa tumbuh lurus tinggi menjulang dan merupakan salah satu 	pohon tertinggi</span></address>
</ol>
<address><span style="color:#000080;"> Berarti 	: 	Pramuka selalu mempunyai cita-cita yang tinggi dan berdiri tegak tidak diombang-ambingkan oleh sesuatu apapun.</span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">3. 	Akar yang menjulur ke bawah</span></address>
</ol>
<address><span style="color:#000080;">Berarti 	: 	Pramuka dengan tekad dan keyakinannya selalu memperkuat diri untuk mencapai cita-citanya.</span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">4. 	Tunas kelapa dapat tumbuh dimana saja</span></address>
</ol>
<address><span style="color:#000080;">Berarti 	: 	Pramuka itu dalam hidupnya selalu dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana saja ia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.</span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">5. 	Tunas kelapa mempunyai fungsi serbaguna</span></address>
</ol>
<address><span style="color:#000080;">Berarti 	: 	Pramuka itu dalam hidupnya selalu berguna dan mengabdi kepada nusa dan bangsa</span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">6. 	Tunas kelapa dapat bertahan lama</span></address>
</ol>
<address><span style="color:#000080;">Berarti 	:  	Setiap pramuka merupakan seorang yang sehat, kuat, ulet dan besar tekadnya dalam menempuh segala kesukaran hidup untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa</span></address>
<ol>
<address><span style="color:#000080;">7. 	Kelengkapan lainnya :</span></address>
</ol>
<ol>
<li>
<ol>
<li>
<address><span style="color:#000080;">Bintang 		bersudut lima : Pramuka adalah orang yang beragama dan taat kepada 		agama yang dianutnya (Pancasila)</span></address>
</li>
<li>
<address><span style="color:#000080;">Bak 		Kompas dengan arah yang berjumlah sepuluh mempunyai arti DASA 		DARMA.</span></address>
</li>
<li>
<address><span style="color:#000080;">17 		daun, 8 bunga, dan 45 butir padi mempunyai arti hari kemerdekaan.</span></address>
</li>
<li>
<address><span style="color:#000080;">Bunga 		melati di atas pengikat padi dan kapas mempunyai arti ETIKAD SUCI 		yang harus dimiliki setiap pramuka.</span></address>
</li>
<li>
<address><span style="color:#000080;">Tulisan 		Gerakan Pramuka yang letaknya ditengah berarti letak Negara yang 		terdapat pada daerah Katulistiwa (TROPIK).</span></address>
</li>
<li>
<address><span style="color:#000080;">Padi 		dan kapas yang berarti KEMAKMURAN. </span></address>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<address>
</address>
<address>
</address>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=162&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/28/arti-lambang-gerakan-pramuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SALAM PRAMUKA</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/08/salam-pramuka/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/08/salam-pramuka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2010 08:45:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[salam]]></category>
		<category><![CDATA[salam pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[salam tongkat]]></category>
		<category><![CDATA[tongkat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Salam/penghormatan adalah suatu perwujudan dari penghargaan seseorang terhadap orang lain atas dasar tata susila yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Salam/penghormatan diberikan kepada semua pramuka. Seorang pramuka yang lebih dahulu tahu/melihat, haruslah memberi salam. Salam pramuka itu bukan hanya sebagai tanda hormat, tetapi juga sebagai tanda saling mengikat/ mengingatkan pada janji pramuka, UUD dan Dasar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=159&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam/penghormatan adalah	suatu perwujudan dari penghargaan seseorang terhadap orang lain atas dasar tata susila yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.</p>
<p>Salam/penghormatan diberikan kepada semua pramuka. Seorang pramuka yang lebih dahulu tahu/melihat, haruslah memberi salam. Salam pramuka itu bukan hanya sebagai tanda hormat, tetapi juga sebagai tanda saling mengikat/ mengingatkan pada janji pramuka, UUD dan Dasar Negara Pancasila.</p>
<p><span id="more-159"></span></p>
<p>Ada beberapa macam cara memberikan salam :</p>
<ol>
<li>Salam 	Hormat 	: 	Diberikan pada saat bendera dikibarkan, disimpan setelah 	dikibarkan (diturunkan), kepala negara, menteri, pemimpin, kakak 	pembina dan teman pramuka lainnya.</li>
</ol>
<p>Caranya 	: 	Dengan tangan kanan diangkat ke atas dan  diletakkan pada kening atau alis, bila bertopi jemari tangan diletakkan di depan topi sebelah kanan. Kelima jarinya diperlihatkan ke depan agak miring.</p>
<ol>
<li>Salam 	Tongkat	: 	Diberikan pada waktu kita bertongkat.</li>
</ol>
<p>Caranya  	: 	Tongkat yang berada di tangan kanan kita angkat sedikit dan tangan kiri diangkat ke samping kanan di depan tingkat dengan lima jari. Dan kalau kedua tangan kita memegang benda/barang cukup menoleh, melihat siapa yang kita beri hormat itu. Bila seorang pramuka cukup mengatakan “salam pramuka”, dan apabila yang lainnya kita tundukkan kepala sebagai tanda hormat kita.</p>
<ol>
<li>Salam 	janji/salam pelantikan : diberikan pada waktu kita berulang janji 	menguapkan TRI SATYA pada waktu pelatihan (ramu, rakit, terap, dan 	lain-lain).</li>
</ol>
<p>Caranya 	: 	Seperti No. 1 dan 2 (sebaiknya memakai no. 1 kecuali sakit)</p>
<ol>
<li>Salam 	perkenalan	:	Diberikan pada waktu kita akan berkenalan dengan teman 	baru kita</li>
</ol>
<p>Caranya 	: 	Kita angkat tangan kita seperti salam hormat, setelah kita turunkan barulah berjabat tangan untuk perkenalan, kebiasaan yang berlaku dalam kepanduan ialah mengulurkan tangan kiri untuk menjabat angan, sedangkan tangan kanan diangkat ke atas sebagai tanda hormat. Salam antara lain hati manusia adalah di sebelah kiri, yang menunjukkan agar supaya persahabatan kita kekal abadi (dari hati ke hati).</p>
<ol>
<li>Salam 	jenasah 	: 	Diberikan pada waktu kita bertemu jenazah yang akan 	dimakamkan/diantarkan ke kuburnya sebagai tanda penghormatan 	terakhir dengan maksud agar jenazah diterima disisi Tuhan Y.M.E.</li>
</ol>
<p>Salam dibagi 3 	: 	a. 	Salam hormat/penghormatan diberikan pada Bendera dalam Upacara, Lagu Kebangsaan, Kepala Negara, Jenazah</p>
<p>b. 	Salam pelatihan diberikan pada : Salam janji (salam tiga jari dengan telapak tangan menghadap ke muka diangkat setinggi bahu)</p>
<p>c. 	Salam biasa diberikan pada : pembesar, menteri, pejabat, pemimpin, pramuka lainnya</p>
<p><strong>MAKSUD DAN TUJUAN SALAM PRAMUKA </strong></p>
<ol>
<li>Memupuk 	rasa cinta kasih sayang sesama anggota gerakan pramuka.</li>
<li>Mempererat 	rasa persaudaraan</li>
</ol>
<p>Sifatnya :</p>
<ul>
<li>Biasa</li>
<li>Menggunakan 	tongkat</li>
</ul>
<p><strong>PELAKSANAAN SALAM TONGKAT </strong></p>
<ol>
<li>Dalam 	keadaan berhenti :
<ol>
<li>Tanpa 		peci/baret/topi, pakai peci dengan tangan hormat.</li>
<li>Pakai 		tongkat : tongkat diangkat sedikit di tangan kanan, tangan kiri 		ditekuk di depan dada/lurus (bila sesama pramuka/kepala kakak 		pembina)</li>
</ol>
</li>
<li>Keadaan 	berjalan :
<ol>
<li>Sama 		dengan di atas (1a) cuma dipalingkan ke arah yang diberi salam.</li>
<li>Pakai 		tongkat :
<ul>
<li>Tongkat di bawa 2 tangan, muka dipalingkan ke arah yang diberi 			salam.</li>
<li>Pakai tongkat seperti (1b) cuma dengan berjalan.</li>
<li>Tongkat disandang sebelah kiri, pelaksanaannya dengan tangan</li>
</ul>
</li>
</ol>
</li>
<li>Dalam 	keadaan membawa barang :
<ol>
<li>
<ul>
<li>Barang ringan yang dibawa di tangan kanan dipindahkan ke kiri, 			kemudian tangan hormat ke arah yang memberi salam/diberi salam.</li>
<li>Barang berat yang dibawa di tangan kiri dan kanan, hanya 			memalingkan muka saja.</li>
</ul>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=159&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/08/salam-pramuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH LAGU KEBANGSAAN INDONESIA</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/08/sejarah-lagu-kebangsaan-indonesia/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/08/sejarah-lagu-kebangsaan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2010 08:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Raya]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu kebangsaan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lagu kemerdekaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[LAGU INDONESIA RAYA SEBELUM 17 AGUSTUS 1945 Lagu Indonesia Raya adalah gubahan komponis muda Indonesia yang bernama WAGE RUDOPLH SUPRATMAN. Almarhum W.R. Supratman adalah seorang guru dan juga pernah menjadi wartawan surat kabar “KAOEM MOEDA” sekaligus  pengarang buku. Sejak kecil beliau gemar sekali bermain bola. W.R. Supratman adalah putra seorang Sersan Instruktur, Mas SENEN SASTROSOEHARDI [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=155&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol type="I">
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:147%;"><strong>LAGU 	INDONESIA RAYA SEBELUM 17 AGUSTUS 1945</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:147%;">Lagu 		Indonesia Raya adalah gubahan komponis muda Indonesia yang bernama 		WAGE RUDOPLH SUPRATMAN.</p>
<p>Almarhum 		W.R. Supratman adalah seorang guru dan juga pernah menjadi wartawan 		surat kabar “KAOEM MOEDA” sekaligus  pengarang buku. Sejak kecil 		beliau gemar sekali bermain bola.  		 <span id="more-155"></span></li>
</ol>
<p style="margin-left:1cm;text-indent:1.25cm;margin-bottom:0;line-height:147%;">W.R. Supratman adalah putra seorang Sersan Instruktur, Mas SENEN SASTROSOEHARDI . Dilahirkan di JATI NEGARA pada tanggal 9 Maret 1903 dan meninggal pada malam hari Selasa, tanggal 16 Agustus 1938 di Surabaya.</p>
<p style="margin-left:1cm;text-indent:1.25cm;margin-bottom:0;line-height:147%;">Semangat Nasionalnya telah mengisi seluruh jiwa Supratman pada waktu itu. Semangat ini terwujud kemauan untuk menciptakan lagu yang kemudian terciptalah lagu INDONESIA RAYA.</p>
<p style="margin-left:1cm;text-indent:1.25cm;margin-bottom:0;line-height:147%;">Lagu ini dipersembahkan kepada masyarakat di dalam Konggres Pemuda Indonesia, pada tanggal 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Club, Jalan Kramat No. 106 Jakarta. Lagu Indonesia Raya diperdengarkan untuk pertama kalinya dalam Konggres itu sesuai dengan semangat persatuan pemuda yang menyala-nyala pada waktu itu, maka ketika lagu Indonesia Raya diperkenalkan kepada para peserta konggres dengan serta merta mendapat sambutan yang hangat sekali.</p>
<p style="margin-left:1cm;text-indent:1.25cm;margin-bottom:0;line-height:147%;">Sejak itu pada setiap pertemuan pemuda Indonesia selalu dibuka dengan lagu Indonesia Raya. Semua organisasi rakyat Indonesia : partai politik, organisasi pemuda, wanita, kepanduan/kepramukaan, seluruh rakyat Indonesia yang sadar mengakui lagu tersebut sebagai lagu KEBANGSAAN.</p>
<p style="margin-left:1cm;text-indent:1.25cm;margin-bottom:0;line-height:147%;">Pada jaman penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang oleh pemerintah Hindia Belanda. Tapi pada saat Jepang di Indonesia lagu tersebut boleh diperdengarkan. Pemerintah Belanda meminta agar kata-kata dalam lagu itu diubah. Akan tetapi berkat semangat perjuangan dan persatuan rakyat dan pemuda Indonesia segala rintangan itu dapat dilenyapkan.</p>
<ol type="I">
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;"><strong>INDONESIA 	RAYA SESUDAH 17 AGUSTUS 1945</strong></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Setelah Proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, lagu tersebut ditetapkan sebagai LAGU KEBANGSAAN. Lagu itu pada perang kemerdekaan memberi semangat dan membakar  jiwa pengorbanan perjuangan rakyat dan pemuda Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan serta menegakkan kemerdekaan.</p>
<div id="_mcePaste" class="mcePaste" style="position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;overflow:hidden;">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;page-break-before:always;"><span style="font-size:medium;"><strong>SEJARAH BAPAK PANDU DUNIA</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">&nbsp;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Sebelum menjadi Bapak Pandu bernama : ROBERT STEPEENSON SMYT BODEN POWELL</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Tanggal Lahir 	: 	London, 22 Februari 1857</p>
<p style="margin-left:3.25cm;text-indent:-3.25cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Ayahnya 	: 	DOMINO H.G. BODEN POWELL (Seorang Profesor di Oxford)</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Ibunya 	: 	W.T. SMYT (Sorang Putrdi dari Admural) Inggris</p>
<p style="margin-left:3.25cm;text-indent:-3.25cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Istrinya 	: 	LADY JENE BODEN POWELL (Pemimpin Putri Kepanduan Dunia)</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Sesudah jadi Bapak Pandu bernama : LORD BODEN POWELL OF GIRL WELL</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Wafat 	: 	8 Januari 1941 dalam usia 80 tahun di Kenya</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Perkemahan pertama kali (20 anak) tahun 1907 di : PROWN SEA ISLAND (Pulau Brownsea)</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Buku petunjuk tiap 10 bulan BODEN POWELL menerbitkan : SCOUTING FOR BOYS (1908).</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Dan berdiri kepanduan dipimpin oleh BODEN POWELL pada tahun itu.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Tahun 1912 Boden Powell mengadakan perjalanan keliling dunia.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Tahun 1920 Boden Powell mengadakan JAMBORE I.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Malam terakhir dalam Jambore itu (6 Agustus 1920) Boden Powell diangkat menjadi : CHIEF OF THE WORLD (Bapak Pandu Dunia).</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">&nbsp;</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=155&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/10/08/sejarah-lagu-kebangsaan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PUASA</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/08/26/puasa/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/08/26/puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 05:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, SEMOGA KITA MENJADI MUSLIM YANG BERTAQWA&#8221;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=151&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, SEMOGA KITA MENJADI MUSLIM YANG BERTAQWA&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=151&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/08/26/puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buat semua</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/06/05/buat-semua/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/06/05/buat-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 08:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Mari Kita Bela yang tertindas mari kita bela yang lemah mari kita bela yang teraniaya semoga kita tercerahkan<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=145&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mari Kita Bela yang tertindas</p>
<p>mari kita bela yang lemah</p>
<p>mari kita bela yang teraniaya</p>
<p>semoga kita tercerahkan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=145&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2010/06/05/buat-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Pramuka</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2009/12/10/sejarah-pramuka/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2009/12/10/sejarah-pramuka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 08:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scouting]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah gerakan pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah pramuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[  SEJARAH GERAKAN PRAMUKA I. JAMAN PENJAJAHAN BELANDA Boden Powel dengan bukunya tentang Pendidikan Kepanduan yang lebih dikenal yaitu, “Scouting for Boys”.Di Negara Eropah hususnya di Negara Belanda dikenal dengan nama Padvinder. Kepanduan ini oleh Belanda diterapkan pula di Negara jajahannya termasuk Indonesia. Pada tahun 1912 yang pada waktu bernama Nederland Oost Indie, mereka mendirikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=142&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>SEJARAH GERAKAN PRAMUKA</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>I. JAMAN PENJAJAHAN BELANDA</strong></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Boden Powel dengan bukunya tentang Pendidikan Kepanduan yang lebih dikenal yaitu, “</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em><strong>Scouting for Boys”.</strong></em></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Di Negara Eropah hususnya di Negara Belanda dikenal dengan nama Padvinder. <span id="more-142"></span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kepanduan ini oleh Belanda diterapkan pula di Negara jajahannya termasuk Indonesia. Pada tahun 1912 yang pada waktu bernama Nederland Oost Indie, mereka mendirikan Nederland Padvinder Vereneging yang dipimpin oleh Tuan P.J. Smyth. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 1914 didirikannya Nederland Indie Padvinder Vereneging (NIPV). Anggotanya bukan hanya anak-anak Belanda tetapi juga putra-putri bangsawan pribumi.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Organisasi ini dipimpin oleh Tuan Raneef. Pada akhirnya pemerintah colonial Belanda memberikan keleluasaan pada organisasi sehingga pada tahun 1916 Sri Mangkubuwono VII raja dari Keraton Mangkunegoro Surakarta mendrikan Java Padvinder Organisasi yang disingkat JPO. Setelah itu berturut-turut berdiri organisasi kepanduan yang didirikan oleh tokoh-tokoh bangsa seperti ANSHOR, HW, SIAP, KBI dan lain-lain.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pada tahun 1928 istilah Padvinder dilarang dipergunakan oleh orang pribumi, hanya orang-orang Belanda saja yang diperbolehkan oleh Pemerintah Belanda. Oleh karena itu seorang tokoh pergerakan yaitu KH. Agus Salim membuat istilah PANDU. Jadi pandu inilah yang diperuntukkan bagi masyarakat pribumi sedangkan Padvinder hanya untuk orang-orang belanda saja. Karena jasa inilah maka KH. Agus Salim disebut sebagai Bapak Pandu Indonesia.</span></span></p>
<p lang="en-US"> </p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>II. JAMAN JEPANG</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pada saat penjajahan Jepang Gerakan Pramuka dilarang oleh pemerintah Jepang karena hal ini akan dapat membahayakan keberadaan Jepang di Indonesia agar tidak terjadi gejolak yang membahayakan maka kemudian kegiatan kepanduan dialihkan menjadi kegiatan Seinendan dan Keibodan.</span></span></p>
<p lang="en-US"> </p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>III. JAMAN KEMERDEKAAN</strong></span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pada bulan Desember 1945 di Surakarta didirikan pandu Rakyat Indonesia sebagai upaya untuk mempersatukan dan merupakan satu-satunya pandu di Indonesia. Upaya ini hanya berlangsung sekitar 5 tahun. Pada tahun 1950 pandu-pandu bangkit kembali seperti pada saat zaman penjajahan Belanda. Bahkan menjelang tahun 1959 hampir ada 100 macam organisasi kepanduan di Indonesia , hal ini dapat mengakibatkan hancurnya persatuan dan kesatuan bangsa.</span></span></p>
<p lang="en-US"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=142&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2009/12/10/sejarah-pramuka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS DIDIK ANAK BERTANGGUNG JAWAB</title>
		<link>http://ahmadasen.wordpress.com/2009/12/06/tips-didik-anak-bertanggung-jawab/</link>
		<comments>http://ahmadasen.wordpress.com/2009/12/06/tips-didik-anak-bertanggung-jawab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 03:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Husaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pendidik]]></category>
		<category><![CDATA[percaya diri]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahmadasen.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Mendidik anak agar  menjadi orang yang bertanggung jawab dan percaya diri sangat penting.Sebab pembentukan karakter dan kepribadian seseorang dimulai sejak usia dini. Apabila kita salah dalam mendidik anak maka kita sebagai orang tua akan menyesal di kemudian hari. oleh karena itu kita sebagai orang tua harus berusaha untuk menanamkan kedisiplinan agar anak mempunyai kepribadian yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=139&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendidik anak agar  menjadi orang yang bertanggung jawab dan percaya diri sangat penting.<span id="more-139"></span>Sebab pembentukan karakter dan kepribadian seseorang dimulai sejak usia dini. Apabila kita salah dalam mendidik anak maka kita sebagai orang tua akan menyesal di kemudian hari. oleh karena itu kita sebagai orang tua harus berusaha untuk menanamkan kedisiplinan agar anak mempunyai kepribadian yang baik dan dapat kita banggakan. Salah satu sifat yang perlu di tanamkan kepada anak termasuk sikap bertanggung jawab dan percaya diri. Biasakan anak anak untuk  memiliki tanggung jawab dan kepercayaan untuk mengurus sesuatu seperti merawat tanaman, memelihara hewan atau beternak. Dengan cara itu anak akan belajar bertanggung jawab dan memiliki kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat. Selamat Mendidik anak!.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ahmadasen.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ahmadasen.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ahmadasen.wordpress.com&amp;blog=5468176&amp;post=139&amp;subd=ahmadasen&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ahmadasen.wordpress.com/2009/12/06/tips-didik-anak-bertanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/494c465c4c5d24b63b2b323ca2ac3f4d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ahmadasen</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
